Postingan

Menampilkan postingan dari 2009

Gagah Meramu Kreativitas

Catatan Kecil Panitia Festival Teater Pelajar 2009 Teater Djarum Award Oleh. Asa Jatmiko Pelaksanaan Festival Teater Pelajar (FTP) 2009 telah berlangsung pada 28 – 29 Nevember lalu. Ajang ini merupakan ajang termegah festival teater pelajar di Kudus sepanjang tahun 2009. Beberapa komunitas seni dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di Kudus juga secara berkala menggelar kegiatan festival teater, tetapi ajang yang memperebutkan Teater Djarum Award kali ini menjadi arena paling bergengsi, direspon oleh banyak teater-teater sekolah. Hampir setiap sekolah merespon FTP kali ini, meskipun kemudian akhirnya tinggal 18 teater sekolah yang secara nyata mendaftarkan diri sebagai peserta festival dari tingkat SMP dan SMA. Gelaran ini merupakan kali kedua, yang berakhir dengan sukses dan sangat pantas menjadikan kegiatan dari Teater Djarum untuk menutup tahun 2009 ini dengan gemilang. Penyelenggaraan FTP 09 secara langsung menjadi stimulant bagi para siswa untuk mengembangkan potensinya. Mereka yang...

Bahasa Indonesia di Tangan Musisi Indonesia

Oleh. Asa Jatmiko Bahasa menunjukan bangsa. Kita selalu menyebutnya demikian, manakala kita mulai mempertimbangkan bahasa sebagai bagian penting dari kehidupan dan dinamika sebuah masyarakat. Dalam aspek sosiologi, bahasa mengejawantah dalam tutur kata yang menyatu bersama kebudayaannya. Dia tidak semata-mata menjadi alat komunikasi, melainkan lebih dari itu, larut di dalam sendi kehidupan masyarakat itu sendiri. Dia tidak sekadar menjadi “penghubung/penyambung” sesuatu informasi, melainkan menjadi darah-daging dari kebudayaan, yang bersamanya pula bahasa menjadi hidup dan berkembang. Pada tingkat ini, bahasa tidak lain adalah ekspresi dari seseorang, kelompok, atau masyarakat itu sendiri. Pada setiap bidang kehidupan, bahasa memiliki ekspresinya masing-masing, untuk mewujudkan pemikiran dan gagasan. Demikian pula dari aspek hukum, ekonomi dan politik, bahasa sesungguhnya merupakan pencitraan atas suatu pemikiran atau gagasan yang lebih nyata. Tentu saja, dengan caranya masing-masing. ...

Sepasang Mata Indah

Gambar
Asa Jatmiko bermain dan menyutradarai Sepasang Mata Indah Kirdjomuljo.

Menggapai Klimaks

10 Tahun Poentoen' Studi Art - Kudus Oleh Asa Jatmiko* Saya tidak mengamati secara langsung bagaimana Teater Poentoen' muncul kemudian berproses diri. Mengenalnya semenjak saya di Kudus 5 tahun ini. Dan 5 tahun sebelumnya saya hanya mengenalnya (mendengarnya) dari beberapa aktivitas yang mereka lakukan dan sempat tersiar di media. Dua pembagian waktu itu sangat penting. Konon, dari 5 tahun pertama banyak melahirkan rekan-rekan dari Teater Poentoen' yang kemudian mampu eksis dan tetap bertahan menggeluti dunia teater. Beberapa rekan bahkan muncul sebagai orang yang patut diteladani dan disegani karena proses kreatif yang telah dilakoninya. Periode lima tahun berikutnya, sampai hari ini, saya lebih melihat Teater Poentoen' memperkuat diri dalam organisasi dan jaringan. Beberapa rekan yang belakangan ada di Teater Poentoen' memang menonjol, tetapi melihat aktivitas organisasi dan jaringan yang digebrak Teater Poentoen'-lah yang lebih menonjol. Bahkan ag...

Realita Cinta Musik Indie

Oleh. Asa Jatmiko* Apakah itu musik indie? Aliran musik, darah pergerakan, atau gairah penciptaan di luar label mayor? Belakangan ini kita mengakui bahwa gairah musik indie di Indonesia semakin marak. Sudah mulai kita saksikan, banyak event yang berusaha mengangkat musik indie ke tengah khalayak. Kemunculan grup-grup musik indie tumbuh subur, bahkan selalu lebih subur dibandingkan kesenian yang lain. Sebagai ada yang beradu untung, siapa tahu kemudian dilirik label mayor sehingga bisa eksis dan punya nilai jual, ada juga yang memang tetap bersikukuh di jalur indie dengan segala konsekuensinya. Dan mereka yang beruntung dan bernasib baik, akan mendapatkan kesempatan untuk menjadi sebuah grup musik yang dikenal di masyarakat luas. Tentu juga membawa kempensasi peningkatan kocek di saku mereka. Hanya saja, seringkali grup-grup yang sudah terlahir sebagai grup bebas pada awalnya, akan menghadapi pergulatan idealisme. Di titik ini, sebuah grup akan berhadapan dengan kapitalis y...

Rinai Seruni

Karya: Asa Jatmiko Seruni ; seorang gadis remaja, SMA. Rinai berarti: a. rintik gerimis, b. senandung, nyanyian. Pilihan judul Rinai Seruni adalah ingin menggambarkan bagaimana proses perjuangan Seruni melalui banyak hujan tangis yang akhirnya mampu membuatnya bersenandung (sukses). Sinopsis Rinai Seruni adalah sebuah cerita tentang sepenggal kehidupan Seruni, seorang remaja SMA, yang penuh dengan perjuangan. Di latar belakangi dengan kehidupan ekonominya yang sulit, Seruni tidak gentar sedikit pun untuk mengejar cita-citanya. Seruni merupakan gambaran seorang remaja yang cerdas di sekolahnya, juga terutama aktif dalam kegiatan-kegiatan kepedulian terhadap lingkungan. Bersama rekannya yang didukung pihak sekolah, ia membuat Greenhouse sekolah, yang ia kelola dengan baik. Karena pertimbangan inilah, kemudian Kepala Sekolah mengirimnya untuk ikut dalam kegiatan Pemilihan Duta Peduli Lingkungan (PDPL) yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan swasta nasional. Di tengah sibuknya ia te...

Selingkar Bandu

oleh. Asa Jatmiko Inilah aku; gadis desa yang teramat biasa. Kemewahanku paling-paling cuma selingkar bandu. Lain tidak. Bajuku tak lebih dari 10 potong dan semuanya sederhana. Lalu celana jeans beberapa potong. Rok aku punya satu, tidak lebih. Itu pun sudah usang, pemberian ibuku beberapa tahun silam. Aku tidak suka memakai rok. Memakai celana jeans terasa lebih nyaman. Selingkar bandu warna kemerahan ini yang selalu mengiasi rambutku. Dengan rambut sedikit kuponi, ia setia menemani hari-hariku yang akhir-akhir ini terasa melelahkan. Ya, tepatnya sejak lelaki itu menghadiahkannya kepadaku. Aku sebenarnya telah menolaknya secara halus. “Ini hadiah yang terlalu mencolok!” kataku memberi alas an. “Tapi ini tak seberapa nilainya,” ujarnya. “Iya, tapi aku bingung. Aku suka dengan hadiah, apapun, darimu. Tapi bandu? Bukankah sama saja jika aku memakainya, berarti memberitahu orang-orang tentang kita? Apa sebaiknya aku simpan saja?” “Pakai saja,” ujarnya dengan nada yang sama dengan...

Sepucuk Surat Indah

Karya Asa Jatmiko Para Pemeran: WAHYU KAKEK TEMAN 1 TEMAN 2 TEMAN 3 Ilustrasi pembuka Narasi/Surat Kawanku, aku tidak tahu, mengapa orang-orang sulit untuk bersyukur. Banyak mengalami peristiwa gembira, haruslah disyukuri. Sering mengalami peristwa sedih pun, seharusnya tetap disyukuri. Dulu sebelum cacat seperti ini, aku banyak bergembira. Aku masih bebas berlari kemanapun aku mau. Ke gereja sendiri, ke taman bunga bersama kawan-kawanku. Saat itu sungguh aku merasa Tuhan dekat sekali dengan aku. Aku merasa selalu dihibur, diberi apapun yang aku mau. Ya, aku merasa Tuhan begitu dekat sekali. Tapi kini, aku tak bisa lagi, karena kedua kakiku lumpuh. Sebuah keadaan tubuhku, dimana tak mungkin aku mendapatkannya utuh kembali seperti dulu. Aku sempat kecewa kepada Tuhan. Aku menangis. Aku marah. Kawanku, ternyata pikiranku salah. Aku pikir hidup ini sudah berakhir saat aku tak lagi punya kaki yang normal. Aku kira Tuhan semakin menjauhi aku, orang yang punya banyak kekurangan. Nyatanya tid...