Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2012

TBT SKT Kembali Bergulir

Gambar
Team Building Training atau sering dikenal sebagai TBT yang diikuti rekan-rekan karyawan Harian SKT PT. Djarum kembali bergulir. Setelah jeda selama beberapa bulan karena memasuki Bulan Ramadhan dan juga pemenuhan order produksi, satu angkatan TBT telah kembali digelar pada 14 – 16 September 2012 dengan lokasi di Amanda Hills, Ambarawa. Pada salah satu sesi game, masing-masing peserta diberi satu amplop besar. Masing-masing amplop berisi potongan-potongan dari sebuah bangun bujur sangkar bersisi 20 cm. Akan tetapi, pada setiap amplop, potongan-potongan itu telah diacak, sehingga apabila mengandalkan potongan-potongan yang ada di dalam satu amplop, niscaya tidak akan berhasil membentuk satu buah bujur sangkar utuh. Oleh karena itu, masing-masing peserta harus mencari bagian yang kurang tersebut. Atau bahkan memberikannya kepada rekan lain apabila dirasa tidak ia butuhkan. Dengan demikian, antar rekan satu dengan yang lain dalam satu kelompok harus saling bertukar potongan bujur sang...

Terbang Papat Assalafiyyah

Gambar
Mengenal Lebih Dekat dengan Kelompok Terbang Papat Assalafiyyah. Di sebuah dukuh yang bernama Karang Wetan yang menjadi bagian dari Desa Prambatan Kidul, pada sekitar tahun 1950-an, tersebutlah seorang ustad muda bernama Syahlan. Dia seorang pendatang dari Bangsri, Jepara. Saat itu, Dukuh Karang Wetan masih jarang yang memeluk agama Islam. Orang-orang menyebutnya sebagai “abangan”. Di dukuh tersebut, Ustad Syahlan kemudian mendirikan sebuah langgar. Tiba pada masa sulit, desa itu mengalami banyak musibah atau pagebluk. Banyak penduduk yang sakit, tidak sedikit yang kemudian meninggal. Saking seringnya, ada ungkapan malam sakit paginya meninggal dan pagi sakit sorenya meninggal. Maka tercetuslah usulan dari sebagain besar warga agar diadakan Jam’iyyah Tahlil, yang kemudian dikenal dengan DSH (Djam’iyyah Tsamrotul Hidayah), dengan mengagendakan kegiatan Terbang Papat. Dengan para pengurus saat itu yang dipimpin oleh Ustad Syahlan, sementara pengurus Terbang papat dipercayakan kepa...

Terbang Papat, Mahakarya Kebudayaan

Gambar
Kesenian Terbang Papat merupakan kesenian tradisi khas Kudus. Dari masa ke masa, kesenian tersebut semakin ditinggalkan masyarakatnya. Alih-alih mengenal permainan alat musik kemplong, telon, salakan, dan lajer dengan melantunkan Albarzanji, Terbang Papat juga semakin menjadi sesuatu yang asing bagi generasi muda. Itulah yang mendorong diadakannya tabuh Terbang Papat oleh Forum Komunikasi Terbang Papat (FKTP) yang diketuai Kholid Seif. Bahkan agenda tabuh Terbang Papat pada bulan Juli yang lalu berhasil memecahkan rekor tabuh Terbang Papat terlama. Rekor tabuh terbang papat ini melibatkan 131 grup dari ratusan desa yang berasal dari setiap kecamatan yang ada. “Lamanya waktu tabuh terbang ini adalah 87 jam dengan durasi main setiap grup selama 40 menit,” ujarnya. Kegiatan pemecahan rekor Muri mengambil tema “Menabur Sholawat Menuai Syafa’at” ini berlangsung pada 15 - 19 Juli 2012. “Terbang papat kami yakini sebagai seni khas Kudus yang harus dilestarikan,” ujar Kholid Seif yang juga ...