Postingan

Menampilkan postingan dengan label Novel

Sedetik Dua Jam

Rumputan di Bibir Sungai Pada gilirannya, masing-masing dari kita akan mengerti dengan benar, apa itu rasa bahagia yang sesungguhnya. Ya, masing-masing dari kita. Dan dengan sendirinya. Tinggal menunggu waktunya saja. Sebagaimana giliran kita untuk mati, akan datang juga menghampiri kita. Tak ada yang bisa menghindar. Aku mengatakannya karena aku percaya. Aku mengatakannya justru pada saat aku berada di radius terjauh dari titik sentral perasaan yang indah itu. Tetapi aku meyakininya, bahagia itu ada, dan akan sampai di sini juga, di dalam hatiku, meski aku juga tidak tahu akan seberapa lama perasaaan itu menginap di dalam hatiku. Cuma sedetik, dua jam, tiga minggu, empat tahun atau selamanya? Tapi yakinlah, akan datang dengan indah pada saatnya. Sebagaimana aku menyakininya saat ini. Kamu perlu memiliki keyakinan itu. Sebagai seorang lelaki yang masih belia, kau memang masih memiliki banyak peluang, untuk sampai pada keputusan akhir nantinya, dan pilihanmu itulah yang nantinya akan me...

Srinthil

-satu- Sebuah kota. Sebuah komunitas. Dimana sebagian besar penghuninya bermata-pencaharian sebagai buruh. Sebuah komunitas yang penuh keringat, bau kecut, umpatan kasar, protes kenaikan upah, bonus mobil sedan, Tunjangan Hari Raya, pemutusan hubungan kerja, sering pula cucuran air mata, darah, yang tidak semuanya didasari atas nama kemanusiaan. Atas nama kepentingan. Siapa membela siapa. Siapa memangsa siapa. Hanya sebagian kecil saja yang berlaga atas nama cinta dan perjuangan. Satu persatu tersebar dan tercecer di aspal jalanan, seperti musim gugur bunga-bunga tanjung ( mimusops elengi ) minggu ini. Karena selalu dan akan selalu ada. Meski selalu dibersihkan dan akan selalu dibersihkan. Dan ingat, mereka jua yang selalu luput dari perhatian, dan selalu mereka dibersihkan. Hingga kita melihatnya bersih kembali saat kita berangkat ke pabrik esok hari. Kita akan menyebut kota itu Kudus atau Al Kudus. Sembari menziarahi hadiah berujud batu yang berasal dari Baitul Makdis, pemberian dari...