Postingan

Penghargaan Prestasi di Sejuknya Trembesi

Gambar
Arena perhelatan Fire of Excellence Moment tahun 2012 ini istimewa, dengan kehadiran mobil kereta, digelar di kawasan terbuka kompleks Gudang Sidorekso dalam naungan rindang pepohonan Trembesi, sajian musik rancak Egarobot Percussion yang memukau, hingga permainan orkestra angklung yang mengharu-biru, membungkus gelar FOE menjadi semakin hidup dan semarak. Tahun 2012 ini, acara puncak penghargaan kepada rekanan atau mitra bisnis PT Djarum berprestasi atau sering disebut sebagai acara Fire of Exellence (FOE) diselenggarakan di kompleks Gudang Sidorekso, pada 20 April 2012. Para tamu diajak berkeliling mengunjungi kompleks Sidorekso Warehouse dengan mempergunakan dua unit mobil kereta yang dibranding Djarum 76 dan Djarum Super Mild untuk satu mobil golf. Ada beberapa stasiun, dan di stasiun terakhir Gudang F4 dan F5, mereka langsung disambut oleh rekan-rekan dari Departemen Purchasing, seperti Yustinus Dodik Ardiyanto, Victor Kurniawan Ismanto dan Yudianto Handoyo. Kemudian Eric W...

Semarak Lomba dalam Nuansa Tempo Doeloe

Gambar
HUT 61 PT. Djarum – Lomba Giling & Pak Tahun 2012 U lang tahun ke-61 PT. Djarum di lingkungan SKT (Sigaret Kretek Tangan) tahun 2012 ini tetap mengagendakan lomba giling dan pak sebagai menu utama. Tetapi tidak semata-mata ada, kegiatan lomba yang diikuti oleh para karyawan borong di SKT kali ini benar-benar istimewa. Berbeda dengan kegiatan tersebut tahun-tahun sebelumnya. Sehingga, meskipun sederhana, tidak dapat dipungkiri bahwa kegiatan tersebut memiliki warna dan memberikan kesan mendalam di hati seluruh insan SKT. Peserta lomba merupakan duta-duta yang terpilih dari unit kerja SKT masing-masing. Sebanyak 25 unit kerja SKT bagian giling dan 23 bagian pak, turut ambil bagian dan berupaya keras untuk bisa hadir sebagai jawara. Semangat itu terpancar dari kesiapan dan kedisiplinan mereka mengikuti seluruh rangkaian acara, semenjak pendaftaran hingga pada hari H digelarnya acara. Istimewa, dari Yel-yel hingga Miss SKT Banyak hal yang membuat kegiatan lomba giling dan pak ...

Roadshow DHEMIT

Gambar
Pentas Njawa Teater Lakon: Dhemit Karya: Heru Kesawa Murti Sutradara: Asa Jatmiko Pemain: Sutrimo, Charis Rohman, Purna Irawan, Mas Rien, Aniek, Saga Veho, Soulya Veho, Evan Evangelista, Aconk Tea. Pimpinan Produksi: Heru Nugroho Supervisi: Andreas Teguh Prayoga. Produksi Tahun 2012.

Embun Tajalli

Gambar
Judul Buku : Embun Tajalli; Seikat Sajak dan Cerpen Penulis Yogyakarta; Penyair Tamu dari Singapura Penyunting : Asa Jatmiko, Endang Susanti Rustamaji, Mustofa W. Hasyim, Sigit Sugito, Sri Wintala Achmad, dan Teguh Winarsho AS Penerbit : Divisi Sastra Indonesia Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) XII bekerja sama dengan Yaysan Aksara Indonesia Tahun : 2000 Tebal : 253 ISBN : 979-95817-9-5 Lahirnya antologi sajak dan cerpen Embun Tajalli , yang menghimpun karya-karya penyair Yogyakarta dan Singapura ini, sungguh di luar dugaan. Ini bukan lagi sesuatu yang mustahil, malah sebuah mimpi yang benar-benar menjadi kenyataan. Kelahiran antologi ini bukan saja dilihat sebagai gabungan usaha murni, tapi jalinan ukhuwah yang akan berterusan bak kata puitis Masuri S.N., “Selagi hayat dikandung badan.” Kami sangat gembira dengan lahirnya antologi puisi dan cerpen ini dan juga berharap semoga di Singapura suatu hari nanti, akan juga dapat berbuat usah...

Cover Film SALAH PILIH

Gambar

Titik Balik "Malam Sampai Malam"

Lokasi: Societet Militery Taman Budaya Yogyakarta Waktu: 24 Februari 2011 pukul 19.30 WIB Titik Balik “Malam Sampai Malam” Keluarga sebagai tempat bernaung dan tempat belajar awal seorang manusia tidak bisa lepas dari berbagai macam permasalahan di dalamnya. Terlebih lagi di Indonesia yang memuat adanya suatu budaya patriarki di salah satu kebudayaan daerahnya. Jawa, bukan hanya sebagai daerah melainkan dengan budaya keluarga patriarkinya sangatlah menarik untuk dilirik lebih jauh. Budaya patriarki dengan laki-laki sebagai pusat keluarga rasanya tidak sarat juga dengan adanya konflik. Di mana kadangkala dominasi laki-laki begitu kuat sehingga membuat korban tersendiri bagi kaum perempuan. Dari sinilah Teater Lilin Universitas Atma Jaya Yogyakarta mencoba menampilkan sebuah kisah di mana dominasi laki-laki dalam sebuah keluarga Jawa menimbulkan perasaan sakit dan tertekan bagi kaum perempuan. Kasih dan ketundukan yang terlalu dalam kadangkala begitu dalam dan terasa memojokkan. ...

Tentang "Malam Sampai Malam"

Oleh Fina Amalia Tulisan ini saya ambil dari tulisan Fina Amalia di KOMPASIANA | FIKSI | 26 February 2012 | 20:0378 Kisah ini sebenarnya merupakan sinopsis dari naskah yang baru-baru ini dipentaskan oleh UKM Teater di kampus saya, Universitas Atmajaya Yogyakarta dalam rangka kegiatan studi pentas. Naskah dengan judul Malam Sampai Malam ini dibuat oleh Asa Jatmiko dan diadaptasi oleh senior saya di teater, Mas Denit. Pementasannya sendiri dilakukan pada tanggal 24 Februari 2012 lalu di Gedung Societet Military Taman Budaya Yogyakarta. Sinopsis yang saya tulis di sini merupakan hasil adaptasi dari pementasan kemarin, bukan sinopsis naskah asli. Naskah “Malam Sampai Malam” ini bercerita tentang sebuah keluarga di Jawa. Kepala keluarga ini adalah Ramones Haryo, seorang pria rantau dari daerah Indonesia Timur. Di Jawa ia bertemu dan jatuh cinta dengan perempuan Jawa yang cantik, Marti. Mereka mengikat cinta di usia muda. Dari pernikahan itu mereka dikaruniai tiga orang anak, yang te...