Desember yang Basah
desember ini basah
angin melaju kencang tanpa singgah
sebab daun dan pohon telah hangus
desember ini basah
airmata menggenang di sepanjang ngarai
atap dan tingkap rumah tercerai berai
seperti duka kami para pengungsi
mencari dan menanti sanak famili
di tengah dingin ini
angin semakin tajam menusuk tulang
belum lagi kabut
kian pekat menyelimut jiwa yang takut
Sahabat, mungkin Natal ini akan berbeda
kau takkan menjumpaiku di sudut gereja
takkan menemukanku lagi berdoa di depan gua
Sahabat, desember telah basah di sini
di antara lalat dan suara batuk para pengungsi
biarlah hatiku tetap menyambut kelahiranMU
dari keringkihan manusiaku.
2010.
angin melaju kencang tanpa singgah
sebab daun dan pohon telah hangus
desember ini basah
airmata menggenang di sepanjang ngarai
atap dan tingkap rumah tercerai berai
seperti duka kami para pengungsi
mencari dan menanti sanak famili
di tengah dingin ini
angin semakin tajam menusuk tulang
belum lagi kabut
kian pekat menyelimut jiwa yang takut
Sahabat, mungkin Natal ini akan berbeda
kau takkan menjumpaiku di sudut gereja
takkan menemukanku lagi berdoa di depan gua
Sahabat, desember telah basah di sini
di antara lalat dan suara batuk para pengungsi
biarlah hatiku tetap menyambut kelahiranMU
dari keringkihan manusiaku.
2010.
Komentar