Melukis

detail: gurat senyum bibirmu, alis manis dan bulu mata wibawa
Juga sorot mata elang yang bikin dia terjatuh saat menatapmu
Serta suaramu, kulukis, suara yang telah membiusnya ke masa lalu
Dan dia tahu, lukisan itu kini abadi. Dengan bingkai sekuat jati.

Kudus, 2011.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SURAT CINTA UNTUK SAUDARA TUA

Sandyakala Nusantara

DUA PERTAMA