Terapung

mungkin aku bisa karam di kedalaman matamu
terus menerus didera, sinar itu bagai lecut cemeti
perih menggiring segala dayaku untuk bersimpuh
panorama yang kabur itu pun seakan terus merayu
hm….
kelelakian telah lunglai oleh geletar tarian gemulai
bunga setangkai yang digenggam pun tertinggal
di permukaan matamu
dan terapung

Pesisir Utara, 2004.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SURAT CINTA UNTUK SAUDARA TUA

Sandyakala Nusantara

DUA PERTAMA