Negeri Tragi-Komedi - 1

langitku retak
bumiku lebam
lalu laut berderak
dan gunung berdentam
seperti pisau puisi
bahkan lebih ngeri
siapapun membaca
siapapun merasa
dari kolam sajak di koran pagi
meloncatlah ia ke kehidupan
karena hati tak lagi mau dengar
karena jiwa tak ada lagi ruang
ia terentaskan
tapi jiwanya mati
tak terselamatkan


Kudus, Maret 2007.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SURAT CINTA UNTUK SAUDARA TUA

Sandyakala Nusantara

DUA PERTAMA