Sayap Malaikat

Engkau mengangkatku dalam kepak sayap malaikat
serupa bayi; tubuh lilin-tubuh telanjang
dan terlukis ilalang di tepian pori pori kulitku.

Hangat dalam peluk lambungmu yang halus
mulutku garing memerih dikibas angin kering
engkau terus mengangkatku di sunyi paling tinggi.

Kekasih, sayap malaikat di bola matamu
mengapungkan luka luka
Ssst, janganlah ucapkan sudah!!


Kudus, 2005.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SURAT CINTA UNTUK SAUDARA TUA

Sandyakala Nusantara

DUA PERTAMA