Pantai Bandengan

pepohonan pandan menyeruak di sepanjang pantai
pepasangan belalang berkasihan di tangkai tangkai
angin dan pasir berkejaran di bawah terik matahari
deru mesin kapal nelayan seperti teriakan pada sepi
aspal jalan yang hanya diam, mencatat semuanya
siapa saja yang lewat dengan membawa keping jiwa
untuk dilarutkan di samudra
tidak kau lihatkah itu semua, kekasihku
kenapa kita masih juga senang ingkar
kenapa kita masih ragu atas percintaan kita.

Pantai Bandengan - Jepara, 2003.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SURAT CINTA UNTUK SAUDARA TUA

Sandyakala Nusantara

DUA PERTAMA